LANGKAH MODERASI PENDIDIKAN ISLAM IMAM SYAFI’I DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP LEMBAGA PENDIDIKAN INDONESIA: STUDI PONDOK PESANTREN MODERAT

Authors

  • Muhamad Ishaac Universitas Islam Negeri Antasari
  • Ardiyan Fikrianoor Universitas Islam Negeri Antasari
  • Ahmad Sarwani Universitas Islam Negeri Antasari

Keywords:

Moderasi, Imam Syafi’i, Pendidikan Islam, Pondok Pesantren, Keberagaman

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui langkah moderasi pendidikan Islam Imam Syafi’i dan penerapannya pada lembaga pendidikan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan analisis data pustaka sekaligus metode komparatif. Temuan dari penelitian ini memperlihatkan bahwa langkah-langkah moderasi pendidikan Islam Imam Syafi’i di antaranya adalah bersikap moderat dan mengambil jalan tengah dalam menyikapi perbedaan, tidak merasa memiliki pendapat yang selalu paling benar, tidak berbicara kecuali menggunakan nalar logika serta dalil yang cukup kuat, selalu mengedepankan prinsip kemaslahatan daripada sepihak, dan lain sebagainya. Di Indonesia, hal tersebut dicoba diadaptasi melalui langkah moderasi pendidikan Islam pada lembaga-lembaga pendidikan di Indonesia. Temuan dari penelitian pustaka ini menyimpulkan lembaga pendidikan Islam yang mengadopsi langkah-langkah moderasi Imam Syafi’i adalah pondok pesantren, dengan tiga ciri khasnya sebagai lembaga pendidikan Islam Indonesia yang moderat berdasar pada pokok pikiran langkah moderasi Imam Syafi’i yakni berpemahaman keagamaan yang moderat dan luas, bersikap dan perilaku yang toleran dan ramah, serta berwawasan kebangsaan dan cinta tanah air, dengan disesuaikan pada situasi dan kondisi serta kebutuhan dari masyarakat setempat.

References

A. Mukti Ali, Ilmu Perbandingan Agama di Indonesia (Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 1992), hlm. 74.

Abuddin Nata, Pendidikan Islam dan Tantangan Modernitas (Jakarta: Kencana, 2015), hlm. 92.

Andiono, N. (2024). Konstruksi pendidikan moderasi beragama berbasis kearifan lokal pesantren. JALIE; Journal of Applied Linguistics and Islamic Education, 8(01), 23-44. https://ejournal.unkafa.ac.id/index.php/jalie-unkafa/article/view/812

Arif, K. M. (2020). Moderasi Islam (wasathiyah Islam) perspektif Al-qur’an, As-sunnah serta pandangan para ulama dan fuqaha. Al-Risalah: Jurnal Studi Agama Dan Pemikiran Islam, 11(1), 22-43. https://doi.org/10.34005/alrisalah.v11i1.592

Awaliyah, N. L., & Atiqah, N. (2023). PENDIDIKAN MODERASI BERAGAMA DI LEMBAGA PESANTREN MODERN. JIPKIS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dan Keislaman, 3(2), 121-128. https://doi.org/10.55883/jipkis.v3i2

Azra, A. (2022). Islam Wasathiyah dan Tantangan Radikalisme Global. Jakarta: Prenadamedia Group.

Azyumardi Azra, Pendidikan Islam: Tradisi dan Modernisasi Menuju Milenium Baru (Jakarta: Logos, 1999), hlm. 65.

Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Moderasi Beragama. Jakarta: Kementerian Agama RI.

Falah, R. Z. (2015). Filsafat Islam Dalam Ilmu Ushul Fiqih. YUDISIA: Jurnal Pemikiran Hukum dan Hukum Islam, 6(2), 414-433. http://dx.doi.org/10.21043/yudisia.v6i2.1465

Hamidah, M. A. (2010). Prinsip-prinsip Epistemologi Imam Syafi'i dan Implikasinya pada Perkembangan Epistemologi Hukum Islam. De Jure: Jurnal Hukum dan Syar'iah, 2(1), 58. https://doi.org/10.18860/j-fsh.v2i1.52

Hannan, A. (2022). Sinergi Kearifan Lokal dan Pendidikan Pondok Pesantren: Strategi Meredam Isu Ekstremisme di Madura. Asketik, 6(2), 311–321. https://doi.org/10.30762/asketik.v6i2.922

Hidayat, R. (2018). Pemikiran Pendidikan Islam Imam As-Syafii dan Implikasinya Terhadap Pendidikan Islam di Indonesia. Almufida: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 3(1). https://doi.org/10.46576/almufida.v3i1.96

Hidayat, R., AK, W. W., & Silahuddin, S. (2023). Paradigma Tafaqquh Fiddin Perspektif Imam syafi’i dan Implikasinya dalam Merawat Tradisi Keilmuan Pendidikan Islam. Fitrah: Journal of Islamic Education, 4(2), 257-271. https://doi.org/10.53802/fitrah.v4i2.466

Hidayatullah, D. (2021). Strategi Pondok Pesantren dalam Mengembangkan Islam Moderat bagi Santri Milenial. Jurnal At-Ta’dib: Jurnal Ilmiah Prodi Pendidikan Agama Islam, 16(1), 113–127. https://doi.org/10.21111/at-tadib.v16i1.6461

Jayadi, K., Abduh, A., & Basri, M. (2022). A meta-analysis of multicultural education paradigm in Indonesia. Heliyon, 8(1), e08828. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2022.e08828

Karim, A. (2013). Pola Pemikiran Imam Syafi’i dalam Menetapkan Hukum Islam. Jurnal Adabiyah, 13(2), 187-193.

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2022). Peta Jalan Penguatan Moderasi Beragama di Indonesia Tahun 2020–2024. Jakarta: Sekretariat Jenderal Kemenag RI.

Kementerian Agama RI, Moderasi Beragama (Jakarta: Balitbang dan Diklat Kemenag, 2019), hlm. 12-14.

Khotimah, H., & Sa'i, M. (2020). Internalisasi Moderasi Beragama Dalam Kurikulum Pesantren. Rabbani: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(1), 62-68. https://doi.org/10.19105/rjpai.v1i1.3008

Kusmana, K. (2019). Islamic Moderation (Wasatiyyah Islam) and Its Role in Indonesian Islamic University. Qudus International Journal of Islamic Studies, 7(1), 45–66. https://doi.org/10.21043/qijis.v7i1.4922

Latifah, N. (2021). Internalisasi Nilai Moderasi Islam dalam Kurikulum Pesantren Salaf. Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 6(1), 20–34. https://doi.org/10.19109/tadrib.v6i1.7789

M. Quraish Shihab, Wawasan Al-Qur'an: Tafsir Maudhu'i atas Pelbagai Persoalan Umat (Bandung: Mizan, 1998), hlm. 310-312.

Malik, M. A. M., Dinata, F. R., & Kuswadi, A. (2025). Tantangan dan Peluang Manajemen Pendidikan Islam dalam Penguatan Moderasi Beragama di Lingkungan Pesantren. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 1(2), 15-22. https://doi.org/10.63097/6m6rfn42

Mudzakkir, A. (2020). Mewujudkan Pendidikan Islam Moderat di Pondok Pesantren. Jurnal Ilmiah DIDAKTIKA: Media Ilmiah Pendidikan dan Pengajaran, 21(2), 100–113. https://doi.org/10.32332/didaktika.v21i2.2383

Muhammad Abu Zahrah, Imam Syafi’i: His Life and Thought (Cairo: Dar al-Fikr, 1990), hlm. 111-113.

Muhtarom, A., Fuad, S., & Latif, T. (2020). Moderasi beragama: konsep, nilai, dan strategi pengembangannya di pesantren. Yayasan Talibuana Nusantara.

Rambe, P. (2022). Model Moderasi Beragama berbasis Pesantren Salaf: Studi Kasus pada Madrasah Salafiyyah. Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah, 7(1), 157-168. https://doi.org/10.25299/al-thariqah.2022.vol7(1).9599

Ridwan, M. (2020). Ijtihad Pada Era Kontemporer (Konteks Pemikiran Islam dalam Fiqih dan Maqashid al-Syariah). Jurnal Masohi, 1(2), 110-121.

Rohmat, C. (2021). Pendidikan Islam dan Tantangan Radikalisme: Peran Pesantren dalam Membangun Nalar Kritis dan Moderat. Al-Murabbi: Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman, 7(2), 201–218. https://doi.org/10.36835/murabbi.v7i2.918

Safi’i, A. (2020). Literasi Digital dan Penguatan Nilai Moderasi Islam di Kalangan Santri. Jurnal Komunikasi Islam dan Dakwah, 2(2), 67–82.

Tanzilulloh, M. I. (2021). AKAR MODERASI BERAGAMA DALAM KITAB AL-RISALAH IMAM SYAFI’I. Al-Syakhsiyyah: Journal of Law & Family Studies, 3(1). https://doi.org/10.21154/syakhsiyyah.v3i1.8683

Tulus, M. (2022). INKLUSIVISME PENDIDIKAN ISLAM (Studi Fenomenologi Atas Budaya Pesantren Bakti Luhur Kabupaten Malang). Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(1), 52-59.

Wartini, A. (2015). Hak Pendidikan Anak Dalam Keluarga Dalam Pandangan Imam Syafi’i dan Relevansinya Dengan Pendidikan Anak Usia Dini Di Indonesia. Musãwa Jurnal Studi Gender dan Islam, 14(1), 67-76. https://doi.org/10.14421/musawa.2015.141.67-76

Zamakhsari Dhofier, Tradisi Pesantren: Studi tentang Pandangan Hidup Kyai (Jakarta: LP3ES, 1985), hlm. 41-43.

Downloads

Published

2025-04-30