IMPLEMENTASI MODEL PBL (PROBLEM BASED LEARNING) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA KELAS XI DI SMAN 1 BESUK

Authors

  • Lady’s Intana Virnanda Universitas Islam Zainul Hasan Genggong
  • Roby Firmandil Diharjo SMA 1 Besuk, Probolinggo

Keywords:

Pembelajaran Berbasis Masalah, Problem Based Learning, Pemecahan masalah

Abstract

Dalam proses pembelajaran kemampuan pemecahan masalah masih kurang baik dalam pembelajaran matematika. Sehingga untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan model pembelajaran yang lebih memusatkan pada siswa agar lebih aktif dalam berpikir pada kemampuan pemecahan masalah, salah satunya yang diasumsikan dapat meningkatkannya yaitu Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan masalah  siswa dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dibandingkan dengan siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuasi eksperimen dengan pendekatan dan desain kuantitatif. Instrumen yang digunakan tes kemampuan pemecahan masalah siswa berupa soal uraian yang terdiri dari enam  butir soal setiap kemampuan. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas XI SMAN 1 Besuk, sedangkan sampel diambil secara purposive  dengan hasil pertimbangan kelas terpilih kelas XI A sebagai kelas eksperimen dan kelas XI B sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen diberi pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL)  dan kelas kontrol diberi pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Teknik analisis data menggunakan Uji perbedaan dua rata-rata, Uji Regresi linear, Uji anova satu dan dua jalur. Berdasarkan hasil analisis dan hasil pengolahan data diperoleh simpulan bahwa peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa lebih baik  pada kelas Eksperimen yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL).

References

Abidin, Yunus. (2014). Desain Sistem Pembelajaran dalam Konteks Kurikulum 2013. Bandung: PT. Refika Aditama.

Indrawan, R & Yaniawati, P (2014). Metodologi Penelian, Kuantitatif, Kualitatif, dan Campuran untuk Manajemen, Pembangunan, dan Pendidikan. Bandung. Refika Aditama.

Ruseffendi,E.T.(2006).Pengantarkepada Membantu Guru Mengembangkan Kompetensinya dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan CBSA. Bandung: Tarsito.

Rusman. (2013). Model-model Pembelajaran Mengembangkan Profesionalisme Guru. Bandung. PT Rajagrafindo Persada Siswono,TatagY.E.(2004). “BahasadanMatematika:PengalamanObservasidikelasPMRI”.Bu letin PMRI.Edisikeempat.April2004

Sudjana, M. A. (1996). Metoda Statistika. Bandung: Tarsito.

Sugiyono. (2009). Statistika untuk Penelitian. Bandung : Alfabeta.

Sugiyono. 2003. Statistika Untuk Penelitian. Bandung : CV. Alfabeta.

Suherman, E. (2001). Evaluasi Proses dan Hasil Belajar Matematika. Jakarta: UT.

Suherman, E. (2003) Evaluasi Pembelajaran Matematika. Bandung: UPI.

Suherman, E. dkk. (2003). Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer. Bandung: UPI.

Sukaesih, (2008) Pengaruh Pendekatan Creative Problem Solving (CPS)dalam Pembelajaran Matematika terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa. Skripsi pada PPS Unpas. Bandung: Tidak Diterbitkan.

Sumarmo, U. (2013). “Pembelajaran Matematika”. Kumpulan Makalah Berpikir dan Disposisi Matematika serta Pembelajarannya. Bandung: UPI Press.

University of Delaware. (2002). PBL Clearinghouse. Retrieved July 15, 2002 from https://www.udel.edu/pblc. (Problems plus teaching notes for the humanities, basic and applied sciences, and the social sciences, protected from student access).

Wardani, Sri. (2002). Pembelajaran Pemecahan Masalah Matematika Melalui Model Kooperatif Tipe Jigsaw. Laporan Penelitian. Tasikmalaya: tidak diterbitkan.

Downloads

Published

2024-12-30